Dulu, banyak pihak yang berharap produsen ponsel ternama (selain Samsung dan LG) seperti Nokia, Sony Erricson atau Motorola agar mengeluarkan ponsel jenis dual on gsm. Dengan harapan bisa berhemat dengan kualitas yang lebih baik dan tahan lama. Tapi bisa jadi para produsen handphone terkenal ini punya pertimbangan sendiri, misalkan keraguan dalam hal harga yang dipastikan akan lebih mahal dibanding ponsel cina. Karena dari segi teknologi, mereka pasti lebih mampu membuat ponsel bermutu.
Setelah sekian lama, Nokia tampil dengan jajaran ponsel dual sim card, yang jika dilihat harganya sangat miring dan siap diadu dengan ponsel buatan lokal. Ponsel kelas low end Nokia ini hadir dengan kemampuan pemutar MP3 dan radio, tentunya dukungan software yang lebih stabil untuk kelas ponsel dual on. Walau tanpa kemampuan sebagai ponsel TV dan fitur standar, Nokia sebagai merk berkualitas bakal jadi incaran penggemar ponsel yang mempunyai nomor GSM lebih dari 2.
Koleksi ponsel Nokia dual sim diantaranya Nokia C2-00 (akses internet tercepat Rp. 555.000), Nokia 101 (musik dan radio Rp. 310.000), Nokia C2-03 (touch and type Rp. 920.000) dan Nokia X1-01 (musik 36 jam Rp. 375.000). Semuanya menawarkan dual on, browser internet, pemutar musik, FM radio dan layanan Nokia Life Tools.
Nah sekarang pilihan ada di tangan konsumen. Dengan harga yang tidak beda jauh dari ponsel lokal, Nokia dengan merk yang sudah dikenal masyarakat menjanjikan kualitas dan daya tahan mutu yang bisa dibilang prima. Pengalaman puluhan tahun, membuat ponsel Nokia dual sim dapat diandalkan, baik dai segi software, hardware maupun layanan purna jual.
















0 comments:
Post a Comment